abah edan

'Dul Japra' adalah seorang sakti mandraguna yang berilmu tinggi dari Banten. suatu hari ia pergi ke Eropa untuk mengikuti Kontes Mr.P terbesar sedunia. walaupun ia tahu bahwa di belahan bumi sana kepunyaan mereka besar besar, tapi ia tetap saja PD ...









singkat cerita dimulailah kontes tsb, di sebuah stadion sepak bola disaksikan puluhan ribu penonton. peserta pertama dari Amerika, ia segera tampil ke panggung membuka celana dan menunjukan kepunyaannya kepada juri dan penonton. "woow that's great!" kata para penonton kagum.

peserta kedua datang dari negeri Arab, iapun melakukan hal yang sama dengan peserta yang pertama. dan yang ini lebih besar lagi, juri dan penonton dibuat melotot serta lebih kagum lagi.
setelah memberi hormat si Arabpun pergi lagi ke tempat semula.


kini tiba giliran Dul Japra, dengan langkah pasti ia menuju ke hadapan juri lalu perlahan ia membuka celananya dan memperlihatkan kepunyaannya kepada juri dan penonton. seketika para penonton dibuat marah dengan apa yang dilihatnya, kecil sekali kepunyaan Japra hanya sebesar kelingking, tapi beraninya ia ikutan kontes ini, sungguh tak tahu diri.

"bbbuuuuu..." para penonton menyoraki "what the hell are you doing there..."
tetapi dengan tenangnya Japra berkata menenangkan penonton "colm down ... take it's easy ...don't scream on me ...please!" katanya dengan bahasa inggris seadanya.

"look at this, my dict" katanya sambil menunjuk kepunyaannya, kemudian ia membacakan mantra, mulutnya komat kamit. kemudian ia bertepuk tangan satu kali "Plok" dan apa yang terjadi?

Mr.P-nya membesar menjadi dua kali lipat ukuran tadi. lalu ia bertepuk lagi dua kali "Plok-plok" kepunyaannya membesar lagi tiga kali lipat, lalu ia bertepuk lagi tiga kali "Plok-plok-plok" dan ukurannya sudah melebihi peserta yang lainnya. itulah ilmu simpanannya setiap mendengar tepukan kemaluannya akan terus membesar ...

Rupanya kejadian itu membuat para penonton benar benar takjub, seketika mereka bersorak senang dengan riuhnya sambil bertepuk tangan. "ssuuiiitt ... Plok-plok-plok-plok". melihat hal itu Japra bukannya senang tapi tepukan penonton membuatnya sangat panik.
"stooopp! ... hentikan tepukannya, ini akan terus membesar ... mati akuu!?" ... "Aaaaaaaaaaaakkkhhhhh!!!?? ..."

...