boss sekarat

Seorang Boss Mafia yang tengah sekarat memanggil anakbuah kepercayaannya (mafioso),
untuk menyampaikan pesan terakhirnya sebelum ajalnya tiba ...
Mafioso : "apapun permintaan terakhir anda, pasti akan saya laksanakan, Boss !"
Boss
: "... segala sesuatu kesenangan dunia pernah saya rasakan, semua jenis makanan enak pernah saya makan. tetapi ada satu makanan yang ingin sekali saya cicipi, yaitu bangkai tikus ! ... "



Mafioso : "apa ? bangkai tikus !?... apa saya tidak salah dengar!"

Boss : "hei, kau jangan membantah bossmu, aku kan lagi sekarat!"
Kata si Boss dengan nada marah

Mafioso : "baiklah jika itu keinginan anda"

Si Mafioso pun pergi hendak mencari bangkai tikus, yang menjadi keinginan terakhir bossnya. Tak lama kemudian Ia kembali sambil membawa bangkai sekor tikus yang sudah membusuk.

Mafioso : "ini dia boss, bangkai tikus sesuai keinginan anda"

Boss : "cobalah kau cicipi dulu sedikit!"

Mafioso : "apa !? ... saya harus mencicipinya? yang benar saja boss !?"

Boss : "heh, kau mau membantah permintaan terakhir orang yang sudah mau mati?"
si boss kembali marah.

maka dengan terpaksa si Mafioso mencicipi sedikit bangkai tikus yang di bawanya itu.

Boss : "bagaimana rasanya?"

Mafioso : "Pahit dan bau, Boss !"

Boss : "... habiskan semuanya ... !!"

Mafioso : "apa anda sudah gila? ... masa saya harus menghabiskan bangkai tikus ini?!"

Boss
: "heh lakukan saja! bukankah kau sudah berjanji akan melaksanakan segala permintaan terakhirku?!" bentak si Boss lebih marah lagi.

dengan mata terpejam, terpaksa si Mafioso menghabiskan bangkai tikus itu.
dan setelah itu habis, si Boss kembali bertanya :

Boss : "bagaimana rasanya ... ?"

Mafioso : "tentu saja tak enak, pahit dan bau, hampir saja saya muntah dibuatnya!"

Boss : "hah ... kau saja yang sehat hampir muntah, apalagi aku yang lagi sekarat ... "

Mafioso : "... #@$%!^&*()%$#^* ... ggrrrh"