Pembunuh berdarah dingin biasanya tidak dipandang sebagai Pahlawan, baik itu di dunia nyata maupun hanya di dalam komik. Tapi ada satu pengecualian yaitu 'Punisher' alias Frank Castle. Berbeda dengan Superhero lainnya, tokoh yang satu ini tidak membiarkan penjahat yang sudah dikalahkannya dimasukan ke penjara. Mereka bahkan dianggap beruntung bila hanya masuk Rumah sakit selama beberapa bulan, karena sebagian kriminal yang bertemu dengan Punisher biasanya berakhir di kamar mayat.





Punisher pertama kali muncul dalam komik 'Amazing Spider-Man #129' (Pebruari 1974). di cerita itu Frank Castle berhadapan dengan Spidey, tapi pada akhir cerita diungkapkan kalau punisher ditipu oleh Jackal, salah seorang musuh Spidey. Tokoh Punisher sendiri merupakan ciptaan penulis 'Jerry Conway', tapi artist yang menggambar logo tengkorak raksasa yang mendominasi kostum tokoh itu adalah 'John Romita, Sr.


Pada awalnya punisher akan dijadikan seorang penjahat tapi karena kepopulerannya di kalangan fans, tokoh ini akhirnya menjadi seorang antihero yang sering muncul dalam serial 'Amazing Spider-Man'.



Selama kariernya, komik Punisher mengalami pasang surut dalam segi popularitas, contoh pada tahun 90-an, Punisher merupakan salah satu buku Marvel yang paling laris. dan menarik kreator terkenal seperti 'Jim Lee'. punisher juga merupakan tokoh yang mendorong munculnya tokoh-tokoh Superhero brutal yang populer di era tersebut. tapi pada akhir dekade tersebut kepopulerannya mulai memudar, sehingga memaksa Marvel menyajikan cerita cerita Punisher bertema Supranatural. meskipun cukup sukses dari segi penjualan, banyak fans yang merasa kalau cerita cerita tersebut tidak sesuai dengan tokoh ini.


RELATIONSHIP ISSUES
Meskipun dianggap salah satu Jagoan veteran Dunia marvel, Punisher memiliki hubungan buruk dengan Super Hero lain, terutama dengan Captain America, Spider-Man dan Wolverine, hal itu disebabkan metodenya yang dianggap terlalu brutal. berikut ini akan dibahas hubungan Frank dengan ketiga Superhero tersebut.

CAPTAIN AMERICA :
Pertemuan terahir Cap dengan Punisher terjadi saat event 'Civil War'. Saat Spider-Man melarikan diri dari kejaran dua orang penjahat yang bekerja bagi Pihak Pro-registrasi. tengah terdesak dan hampir tewas, Punisher datang dan menyelamatkan Spidey dengan cara membunuh para penjahat yang tengah menyerangnya. Frank kemudian membawa Spidey ke markas Pihak Anti-registrasi, pada awalnya ia disambut baik, tapi kemudian diusir oleh saat mengetahui Frank telah membunuh kedua penjahat itu. saat itu Frank tidak memukul balik Cap, karena meskipun metode mereka sangat berbeda, ia tetap menaruh hormat kepada Pahlawan legendaris tersebut.




SPIDER-MAN :
Spider-Man dan Punisher sering bertemu karena mereka berdua banyak beraksi di Kota New york. tapi Jagoan berkostum laba laba itu enggan bekerjasama dengan Frank, karena ia merasa selalu dimanfaatkan sebagai umpan saat bertarung dengan penjahat.




WOLVERINE :
Meskipun keduanya merupakan Jagoan yang memiliki metode membasmi kejahatan yang sama sama extrim, Wolverine dan Punisher sebenarnya saling membenci. sebagai buktinya mereka pernah berkali kali bertarung.
dalam pertarungan terakhir Frank menembak selangkangan Wolvie lalu melindasnya dengan menggunakan steam roller supaya si Superhero pendek dari kanada itu tidak bisa mengejarnya. (maklumlah Wolvie kan memiliki ilmu Healing Factor).





source : comics magazine 'Wizard Indonesia'