Saya tidak pernah bercita cita ingin menjadi Presiden, Insinyur, Direktur atau dokter.
Saya hanya ingin menjadi seorang Komikus atau Cergamis sebuah profesi yang sangat keren menurut saya. sayang sekali saya dilahirkan disaat dunia perkomikan di Indonesia sudah mulai pudar, tidak lagi seperti dulu di tahun 70-an di jaman keemasannya, disaat Komik Indonesia menjadi 'tuan rumah' di negerinya sendiri.





Ketika saya beranjak remaja saya berusaha keras mewujudkan cita cita saya itu, banyak sekali penerbit yang telah saya datangi, sekedar hanya ingin diterbitkan saja, tanpa mempedulikan bayaran. Tetapi sebagus apapun gambar atau cerita kita, mereka tidak memandang sebelah mata. itulah pengalaman pahit saya, yang benar benar membuat saya frustasi.


Tahukah anda berapa pendapatan seorang komikus pada waktu itu ?
'setengah kilo gram emas' per judul yang diterbitkan ! menurut 'Djair' (pencipta Jaka Sembung), suatu nilai yang cukup besar kan ... kalikan saja berapa harga emas pergramnya sekarang !
menurut saya itu pula sebabnya yang menjadikan keterpurukan komik Indonesia, karena pada waktu itu banyak pula komikus yang asal mengejar kuantitas daripada kualitas. berkarya asal asalan yang penting cepat jadi uang, plagiat dst. untuk golongan yang ini saya malas menyebutkan namanya.
Tetapi banyak pula komikus yang benar benar menjaga karyanya seperti : Ganes TH, Man, Djair, Han Jaladara, R.A Kosasih dll.



komik komik macam Superman, Batman, Spiderman memang sudah ada sejak dulu, dan itu tidaklah begitu berpengaruh terhadap perkomikan Indonesia. malah menjadikan ide terciptanya superhero Indonesia 'Gundala' putera petir oleh Hasmi. dan grup superhero dari Yogya lainnya. saya salut sama superhero Philipina 'Darna' yang cantik dan sexy, karena sudah beberapa dekade baik komik maupun filmnya terus diproduksi di sana yang terakhir filmnya diperankan 'Marian Rivera' seorang artis blasteran Philipina.


ketika perkomikan di Indonesia mulai padam saya mulai menyukai komik Hongkong 'Tiger Wong, 3 Pendekar, Tapak sakti' tetapi saya lebih menyukai 'Crazy Guy' karena ceritanya yang lucu, dan khayalannya yang sangat tinggi. waktu itu mungkin tahun 90-an, awal mulanya kemunculan komik komik manga di Indonesia 'Dragon Ballz, Kungfu Boy, Doraemon, yang diterbitkan Media Elek Komputindo.dulu ketika masih sekolah saya senang sekali mengkoleksi komik komik tersebut dan sempat pula saya membuka Taman Bacaan. ya lumayanlah sekedar untuk dapat uang jajan agar tidak minta dari orang tua.

Bicara tentang Komik Indonesia
- mengapa Komik Indonesia tenggelam, tak sanggup menahan datangnya komik luar ?
- mengapa Komik Indonesia tak bisa berjalan seiring dengan komik luar seperti waktu dulu ?
- mungkinkah kurangnya fromosi dll ?
- Apakah ini kesalahan pengarangnya, penerbitnya atau masyarakat Indonesia ?

buat anda yang mau komentar, silahkan saya sangat menghormati pendapat anda

sekian dulu ahh, ini sekedar sharing lain waktu di sambung lagi ... salam !